SUBAIDI PRATAMA, atau pemilik nama asli Subaidi
adalah salah satu penulis muda dari pulau garam Madura. Ia di lahirkan di
Sumenep, pada tanggal 11 Juni 1992. Saat ini Subaidi masih tercatat sebagai
mahasiswa jurusan ilmu komunikasi semester 6 UNITRI Malang.
Adapun SMA nya di tamatkan di
Pesantren Annuqayah dan disitulah proses kreatifnya dalam dunia tulis menulis
mulai di kembangkan khususnya di bidang sastra (cerpen & puisi). Pada tahun
2009 ia mendirikan komunitas PERSI (Penyisir Sastra IKSABAD di Annuqayah.
Dan namanya mulai familiar semenjak keberaniannya muncul untuk mempublikasikan
karya-karyanya di media. Selama di Annuqayah dia pernah menjabat sebagai Pimred
Buletin Al-Fikr , Reporter Buletin Rendezvous dan anggota sanggar Andalas.
Subaidi selain menulis cerpen dan puisi ia juga menulis
essai kritik sastra. Beberapa puisi dan cerpennya pernah di muat di media
Annuqayah; di antaranya Buletin Al-Fikr, Buletin Rendezvous, Extry, Buletin
Kompak, Majalah Infitah, Majalah Muara, Majalah Anggun. Selain itu Subaidi
karyanya juga banyak di publikasikan di media lokal dan nasional; Radar
Madura, Harian Minggu Pagi, Sumut Pos, Jawa Pos, Radar Surabaya, Majalah
Sabili, Majalah Kuntum, Buletin Jejak, Majalah Horison, Buletin Pena Kampus,
Buletin Tri Media, Kompas.com, blog. Penyair nusantara.
Beberapa puisinya juga terhimpun dalam antologi, baik
antologi tunggal maupun bersama. Di antaranya, “Pelayaran Seorang Pecinta”
(Printing Annuqayah 2oo9, “Kado Rindu Untuk Rei” (Vaiz Printing 2o11, “Festival
Bulan Purnama” (trowulan Mojokerto 2o1o, Tanean Lanjeng (Bunga
Rampai 2o13, “September” 2o11, “Seratus Penyair Untuk Pelacur”,
(2o12, “Tirta” 2o1o.
Awal mulanya Subaidi menyukai karya sastra saat dirinya
duduk di bangku MTs. Ia mulai belajar menulis cerita pendek di buku hariannya.
Ia sangat produktif menulis khususnya di bidang puisi. Hingga ia berhasil
meraih banyak prestasi; juara 2 lomba cipta puisi (LCP, Olimpiade MA1
Annuqayah, juara 3 lomba cipta puisi tingkat Kabupaten (Sanggar Kotemang Annuqayah,
juara 1 sayembaya cipta puisi (Orda Lubangsa Annuqayah, cepernnya “Kemala
Hati” masuk mategori terbaik 2 pihan Buletin Jejak 2o12, juara 1 lomba cipta
puisi alang rangka Unitri mencari bakat (UMB 2o12, pernah menjadi peserta lomba
cipta puisi Pekan Seni Regional tingkat mahasiswa di Unair Surabaya.
Saat ini ia masih menekuni sastranya. Baginya sastra adalah
jalan hidup untuk merubah dunia dengan kata-kata. Sedangkan bahasa bagian dari
jati diri bangsa untuk menjaga nilai-nilai kebudayaan, kemanusiaan dan
ketuhanan. Penulis yang tekun membaca dan produktif ini tinggal di Malang, no.
HP. O81937754682. Email: penyair_jadung@yahoo.com
20.49
PENA KAMPUS
Posted in: 


0 komentar:
Posting Komentar