PENA KAMPUS – Sebanyak 239
mahasiswa Univeritas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) mengikuti prosesi wisuda
pada tanggal 6 April 2013. Jumlah wisudawan-wisudawati awal tahun 2013 ini
terdiri dari Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana. “Tentunya sebagai rektor dan
mewakili seluruh staf dosen, merasa bersyukur karena bisa melaksanakan wisuda
ini,” ujar Rektor Unitri, Ir. Wadi Hadi Utomo, kepada Pena Kapus usai acara.
Pria
yang akrab disapa Pak Wani ini mengungkapkan, kesalahan pendidikan selama ini
adalah anggapan bahwa setelah wisuda atau lulus jadi sarjana seorang wisudawan
itu harus mencari kerja dan bekerja yang mapan. Menurutnya, paradigma pemikiran
seperti harus dirubah.
Ia
menjelaskan, selayaknya masyarakat berpikir bahwa Perguruan Tinggi (PT) tidak
hanya semata menyiapkan mahasiswa untuk mencari kerja. Sebab, keberadaan PT
paling tidak mampu membekali orang untuk membuka pikiran dan bermanfaat bagi
diri sendiri serta bagi masyarakat.
Kalau
mahasiswa hanya dipersiapkan untuk mencari keja maka akan kewalahan. Sebab, industri
itu berjalan terus, maka secara akal manusia itu akan kalah. Wani menilai,
manusia khusunya mahasiswa tidak mungkin mampu mengejar pesatnya perjalanan
industri. Karenanya, lebih baik mahasiswa mampu membuka lapangan kerja untuk
dirinya sendiri dengan cara menjadi orang yang bermanfaat bagi dirinya dan juga
bagi masyarakat.
“Untuk
melamar pekerjaan itu bukan mengandalkan kepintaran tapi softkill atau
keteramplan. Pintar itu bisa dilatih,” terangnya.
Wani
menyampaikan, bagi wisuda terbaiknya sudah menyiapkan penghargaan. Yaitu
ditawari untuk menetap di Unitri untuk menjadi tenaga pegajarsambil lalu
dicarikan sekolah lanjutan. Namun, ia melihat mereka yang lulus jadi wisuda
terbaik biasanya sudah memiliki tempat kerja. Ia mengakui bahwa pihaknya belum
memiliki mahasiswa terbaik yang menetap di lembaga perguruan tinggi yang
dipimpinnya itu.
“Orang
baik itu akan mudah menemukan apa yang dia cari dan mampu diterima dimana saja,”
tambahnya.
Sementara
itu, Ketua Pelaksana Prosesi Wisuda, Herru
Prasetya Widodo,S.AP,M.Si mengatakan,
dengan persiapan kurang lebih satu bulan acara wisuda yang berlansung sejak
pagi hari itu dinilai berjalan dengan baik lancar.
Pria yang biasa dipanggil Herru ini menyatakan,
walaupun berjalan dengan lancar, diharapkan pada pelaksanaan wisuda selanjutkan
harus lebih baik dari yang lalu. Tidak hanya tentang proses wisuda, melainkan
bagi mahasiswa yang sudah lulus diharapkan bisa menjadi orang yang mampu
bekerja sesuai kompetensinya masing-masing dan yang lebih penting dapat
bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun bagi masyarakat yang ada di sekitarnya.
Pada periode April ini, menurut Herru ada satu
mahasiswa dari Jurusan Akuntansi yang berhasil menjadi yang terbaik dengan
Indeks Prestasi cumloude dengan nilai
rata-rata 3,81. Sedangkan untuk lulusan terbaik ada lima mahasiswa dari lima
fakultas berbeda. Yaitu dari Fisip, Ekonomi, Teknik, Pascasarjana, dan
Kesehatan.(ra2/fi2)
07.18
PENA KAMPUS

Posted in: 


0 komentar:
Posting Komentar