|
P
|
embayaran
uang praktikum seakan menjadi dilema bagi mahasiswa UNITRI khususnya mahasiswa
angkatan 2010. Setidaknya itulah yang dialami mahasiswa prodi Komunikasi saat
ini yang harus mencicil Rp. 50.000 tiap semester.
Keengganan mahasiswa untuk membayar
uang praktikum dilatarbelakangi oleh ketidakadaannya MK praktikum yang mereka
ambil dan ketidakjelasan penggunaannya. Saat KPS Komunikasi menginformasikan
pada mahasiswa untuk membayar uang praktikum, mereka tampak bingung dan
menggerutu. Pasalnya, MK yang mereka ambil selama semester ganjil tidak ada
praktikum sama sekali.
Melihat permasalahan seperti itu,
Ketua Laboratorium (KALAB) pusat UNITRI, Budi Santoso mengatakan bahwa
pembayaran uang praktikum tersebut dihitung selama 8 semester, kendati MK
praktikumnya masih terpusat di semester 3 atau 4 bukan dari semester pertama.
Menurut pak Budi, walaupun di semester 1, 2 dan 3 belum ada praktikum tapi pada
semester 4 dan seterusnya akan digunakan dan selebihnya digunakan untuk
pengembangan fasilitas Lab. Jadi cara memahaminya, total mahasiswa harus
menyelesaikan berapa praktikum lalu membutuhkan dana berapa, kemudian jumlah
keseluruhan dana itu dicicil tiap semester. Seperti halnya di TIP, dalam
8 semester mahasiswa harus menyelesaikan sekitar 20 mata praktikum. Kemudian
untuk bisa menyelesaikan 20 mata praktikum itu tiap mahasiswa membutuhkan dana
Rp. 600.000 yang pembayarannya dicicil tiap semester.
Selanjutnya, dikatakan bahwa
mahasiswa yang pada semester ganjil belum membayar, maka nanti bisa membayar double
pada semester genap. Sementara itu, sesuai keputusan rapat Lab, mahasiswa semester
7 karena masih ada perkuliahan maka tetap membayar uang praktikum. Hal ini
berbeda dengan mahasiswa yang telah duduk di semester 8. Mereka akan
dibebaskan dari pembayaran uang praktikum jika sudah selesai MK-nya. “kalau
semester 8 benar-benar free, tidak mengambil MK teori atau tinggal skripsi
saja, gak usah bayar” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya (10/03/11).
Mengenai tempat pembayaran, pak Budi
mengaku sampai saat ini masih belum menemukan ketentuan yang tetap, tapi yang
jelas bukan di Lab. Namun untuk sementara bisa membayar melalui biro keuangan.
Di akhir wawancara, beliau mengatakan bahwa jika masih ada pelayanan yang
kurang dari pihak kampus mohon maaf karena SK-nya baru keluar pada semester
ganjil 2010/2011 dan masih harus mengadakan penyesuaian. “kami akan selalu
melakukan evaluasi setiap semester untuk pengembangan pelayanan yang lebih
baik” ungkapnya. (el/lola)
09.59
PENA KAMPUS



0 komentar:
Posting Komentar