April 18, 2014

Semangat, Sebagai Modal Awal Dalam Berteater

Pena Kampus- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Kopi Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang melaksanakan acara Sarasehan Budaya dan Parade Pementasan Teater dengan tema “Perjalanan Teater Indonesia” di gedung Rekotrat, Hall Unitri, yang di moderatori Bam's, (18/04/2014).

Acara yang berlangsung dari jam 09:00-11-30 Wib ini di hadiri sebanyak 220 peserta. Tidak hanya itu, melainkan dari senior-senior Teater Kopi seperti, Ansori dan Dasuki dan Imam Jazuli juga hadir ikut serta memeriahkan acara tadi siang di Hall Unitri. Sementara untuk Parade Pementasan Teater akan berlangsung nanti malam bertempat di (Gor) Unitri.

Desember 20, 2013

Seperti Apa Mahasiswa Yang Gaul Itu ?



Mahasiswa seringkalidianggap oleh masyarakat sebagai kaum pemuda yang memiliki semangat danintelektual yang tinggi.Namun ada juga masyarakat yang memandang dari sisinegatif, yaitu mahasiswa hanyalah aktivitas untuk menghindari statuspengangguran dimana memang sudah saatnya untuk berkelut di dunia kerja.Anggapan itu tak selamanya benar, karena bagaimanapun juga tidak semuamahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi hanya untuk menutupistatus tersebut. 

Ketika Mahasiswa Terkontaminasi Dengan Sebutan “Gaul”

 “Mahasiswa” menurut hemat penulis adalah siswa sekolah tingkat tinggi atau golongan generasi muda yang menuntut ilmu di perguruan tinggi dan tentunya mempunyai identitas diri. Identitas tersebut terbangun oleh citra diri sebagai insan religius, dinamis, sosial dan mandiri. Dari identitas itulah kemudian terpantul tanggung jawab keagamaan, intelektual, sosial-kemasyarakatan dan individual sebagai bangsa atau warga negara. Selain pengertian diatas, bahwa mahasiswa adalah generasi muda bangsa Indonesia yang tentunya memiliki keilmuan dan wawasan yang luas untuk kemudian membangun dan mengembangkan bangsa dan negaranya, sehingga mahasiswa turut mendukung dalam catatan sejarah kemajuan peradaban sebuah bangsa atau negara.

Pengorbanan Terakhir

Siang itu, Fachrul masih duduk di beranda mushola. Dia baru saja menunaikan sholat zuhur. Ketika itu, salah seorang sahabatnya yang bernama Ridwan menghampirinya untuk menyampaikan sesuatu yang cukup berat disampaikan pada Fachrul sahabat terbaiknya.

Melihat kedatangan Ridwan, Fachrul langsung menyambutnya dengan senyuman khasnya. Begitu sampai, Ridwan langsung duduk di samping Fachrul dengan penuh kecemasan. Melihat keadaan itu, Fachrul langsung bertanya-tanya dalam hati, mereka berdua saling membisu dalam pikiran masing-masing.

Kerinduanku



Saat ku buka mata dan mulai melangkah
Saat ku berdoa dengan hati dan jiwa
Saat kusendiri saat kutermenung
Disaat ku mulai teringat seperti apa aku

Kasih sayang itu tidak akan pernah terlepas dari memory-ku
Guratan cinta dan kasih yang selalu memberkas di hati
Kisah suram dan cerah dalam hidup
Dengan segenap hati aku merindukanmu
Menatap langit sambil memandangi bintang dan bulan
Yang berjajar mencipta kenangan
Dan kerinduanku yang semakin dalam
Dalam desah-desih suara hati semakin mendalam
“Ma, aku merindukanmu!!!”

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | SharePoint Demo